oleh

Jembatan Musi VI Palembang Di Resmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan

Kabar Mds,Palembang-Jembatan Musi VI Palembang sepanjang 925 meter diestimasikan mampu bertahan hingga 50 tahun. Jembatan itu diharapkan mengurangi beban kendaraan serta kemacetan di Jembatan Ampera.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru seperti dilansir dari Antara mengatakan, Jembatan Musi VI menjadi alternatif penyeberangan dari Seberang Ilir wilayah Tangga Buntung menuju Seberang Ulu wilayah 5 Ulu.

”Jembatan ini dibangun dengan uang rakyat dan yang bertanggung jawab harus kita semua. Satu baut pun harus dipertanggungjawabkan. Kalau tidak begitu, umur jembatan ini tidak akan sampai 50 tahun,” ujar Herman Deru saat peresmian jembatan pada Rabu (30/12).

Jembatan Musi VI dibangun sejak 2015 dan menelan biaya Rp 548 miliar yang bersumber dari APBD Sumatera Selatan. Jembatan tersebut memiliki dua ruas jalan dengan lebar jembatan 11,5 meter serta diterangi 1.527 lampu.

Pada rangka jembatan yang menyerupai busur ke atas itu juga diperindah dengan permainan lampu warna-warni (art light) sehingga menjadi pemandangan menarik saat malam hari.

Gubernur Herman Deru menjelaskan, penambahan jembatan di Kota Palembang sangat penting. Sebab, lalu lintas di wilayah tersebut sudah terlalu padat dan banyak jalan terbelah Sungai Musi. Jembatan Musi VI menjadi jembatan kelima yang membelah Sungai Musi di Kota Palembang. Sebelumnya telah ada Jembatan Ampera, Jembatan Ogan Kertapati, Jembatan Musi II, dan Jembatan Musi IV.

”Jembatan Musi VI juga dapat mendorong pemerataan pembangunan baik di kawasan Seberang Ulu maupun Seberang Ilir agar menjadi lebih cepat,” tutur Herman Deru.

Semula, Jembatan Musi VI dibangun untuk persiapan Asian Games 2018 tetapi tertunda akibat hambatan pembebasan lahan. Herman Deru mengapresiasi Pemkot Palembang dan warga yang telah membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca Juga  SERPIHAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ182 DITEMUKAN DI PERAIRAN PULAU LAKI KEPULAUAN SERIBU


Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo meyakini, beroperasinya Jembatan Musi VI akan mengurangi kapasitas kendaraan di Jembatan Ampera. Sehingga, rencana pembuatan pusat wisata kuliner di Jembatan Ampera bisa terealisasi.
”Mohon doanya, setelah Covid-19 selesai kami ingin membuat pusat wisata kuliner setiap akhir pekan di sana (Jembatan Ampera),” terang Harnojoyo.(MG)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya