oleh

Jadi Korban Pinjaman Online, FI Malah Berstatus Terlapor

Kabar Mds,Palembang- Fitria wanda (29) Warga Kota Palembang yang mengaku menjadi korban pinjaman online yang diduga berkedok arisan online, penuhi panggilan Polisi di mapolsek sektor 8 kota Palembang sebagai terlapor. Rabu (20/01/20)

Fitria mengaku sudah mengikuti arisan online dari awal Juni 2020 , yang didapatkannya melalui media sosial ,yang diduga dikelola seorang owner inisial “MP”.

Sebelumnya Fitria menerima uang sebesar Rp ,75 jta rupiah dengan mengikuti sistem arisan online,dirinyapun sudah melakukan pembayaran estimasi 48-50 juta rupiah,dengan pembayaran selanjutnya sesuai dengan perjanjian jatuh tempo (tanggal yang di tentukan) sedangkan “MP”(owner) ingin Fitria segera melunaskan sistem Arisan online beserta bunga senilai Rp.158 jta .

“Setelah aku merasa arisan ini tidak beres, tunggakan aku tidak seberapa ada yg 33x lagi ad yg 20x lagi”ujarnya saat dimintai keterangan

Tepat di Hari Selasa (19/21) Fitiri yang didampingi kuasa hukumnya mendapat panggilan polisi untuk melakukan klarifikasi berdasarkan laporan “MP”(owner) dengan laporan penggelapan uang titipan sebesar Rp.10 jta rupiah

Faris S.H,S.Sos selaku kuasa hukum Fitria menerangkan,kliennya tidak pernah menerima uang sebesar Rp.10 juta rupiah, asumsi Faris laporan pasal 372 tersebut hanya menutupi dasar sistem arisan online bodong pelapor.

” Dari pelapor pasal 372 adanya penggelapan, dasar pasal 372 itu adalah arisan online sistem nya,nah jadi untuk hal pembayaran arisan online ini dijebaknya dengan 372 dengan titipan Rp.10 juta yang tidak diterima dio” terangnya.

Ditempat yang sama Kapolsek Sukarami, Kompol Satria Dwi Darma melalui Kanit tim 3 Bripka Novrian, kasus ini masih dalam pengembangan pihak penyidik.

“Masih proses om ” tukasnya saat dikonfirmasi (Sandero)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya