oleh

4 Tersangka kasus Dugaan Korupsi Mega Proyek Pembangunan Masjid Sriwijaya Di Jebloskan Ke penjara.

Kabar Mds,Palembang-Usai diperiksa selama sembilan jam di gedung kejaksaan tinggi Sumatera Selatan, empat tersangka kasus dugaan pembangunan masjid Sriwijaya Palembang resmi di jebloskan ke penjara oleh Kejati Sumsel pada hari Selasa (30/3/2021).

Adapun empat tersangka yang ditahan tersebut yakni, ketua panitia divisi lelang pembangunan masjid sriwijaya, Syarifuddin.

Project manager PT brantas Abipraya-pt Yodya karya, Yudi Arminto. Kerjasama operasional (kso) PT brantas abipraya- PT Yodya karya, Dwi krisdayani dan ketua umum panitia pembangunan masjid raya sriwijaya 2015-2018,Edi Hermanto.

Keempat tersangka dijebloskan ke penjara selama dua puluh hari ke depan agar para tersangka tidak bisa menghilangkan barang bukti demi kepentingan penyelidikan.

Penahanan dilakukan di dua tempat berbeda dimana tiga tersangka yakni Syarifudin, Yudi Arminto dan Eddy Hermanto, di lapas Pakjo Palembang, sementara tersangka Dwi Krisdayani di lapas wanita merdeka.

Sementara itu menurut keterangan meski sudah melakukan penahanan ke empat orang tersangka, Kejati Sumsel masih belum menyimpulkan berapa kerugian negara akibat kasus korupsi tersebut, lantaran masih menunggu hasil audit dari Bpk ri.

Keempat tersangka di kenakan pasal 2 dan pasal 3 undang undang nomor 31 tahun 99 dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 9 tahun.

Sebelumnya pembangunan masjid raya sriwijaya berlangsung sejak tahun 2018 lalu denga. Menggunakan anggaran dana hibah Pemprov Sumsel tahun anggaran 2016-2017. Namun masjid yang digadang gadang menjadi masjid terbesar Se Asia tenggara itu hingga saat ini mangkrak.(Hendra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya