oleh

Hendak Berangkat Kerja Warga Kemas Rindo Tenggelam Di sungai Ogan.

Foto : Korban Suwadi

Kabar Mds,Palembang-Suwadi (45) korban tenggelam disungai Ogan, Kelurahan 15 Ulu, kecamatan Jakabaring Palembang hingga hari ini belum ditemukan.

Sebelumnya Suwadi dinyatakan tenggelam setelah perahu gayung yang dibawanya berada di TKP namun korban tidak ada, Selasa (30/3/2021) sekitar pukul 06:30 WIB.

Wartawan Kabar MDS mendatangi rumah suwadi di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru,Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (31/3/2021).

Sepupu korban Badariah (29) mengatakan,sehari hari korban bekerja di pabrik beras Sinar Tani.

Ia menjelaskan, pada saat kejadian korban sempat pamit kepadanya dan mengatakan ingin pergi bekerja.

” Tidak ada firasat.korban juga pergi seperti biasa,” katanya

Ia mengungkapkan, korban mempunyai dua anak satu perempuan sudah menikah dan laki laki satu masih bujangan.

Sementara itu anak korban Yulia (28) mengatakan ayahnya sudah lama berpisah dengan ibunya.

” Kurang lebih 11 tahun ibu pergi,” katanya

Ia mengungkapkan selama ini ayahnya bekerja seorang diri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sementara itu ketua RT 46 RW 08 kelurahan Ogan Baru, Hafis Supriadi mengatakan Korban sehari hari dikenal baik dan ramah kepada warga sekitar.

” Korban baik dan ramah.kami juga tidak menyangka kalau dia bisa tenggelam padaa saat pergi bekerja menggunakan perahu gayung seorang diri,” katanya.

Ia berharap agar korban segera ditemukan.Hendak Berangakat Kerja Warga Kemas Rindo Tenggelam Di sungai Ogan.

Kabar MDS.PALEMBANG .Suwadi (45) korban tenggelam disungai Ogan, Kelurahan 15 Ulu, kecamatan Jakabaring Palembang hingga hari ini belum ditemukan.

Sebelumnya Suwadi dinyatakan tenggelam setelah perahu gayung yang dibawanya berada di TKP namun korban tidak ada, Selasa (30/3/2021) sekitar pukul 06:30 WIB.

Kabar MDS mendatangi rumah suwadi di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru,Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (31/3/2021).

Sepupu korban Badariah (29) mengatakan,sehari hari korban bekerja di pabrik beras Sinar Tani.

Ia menjelaskan, pada saat kejadian korban sempat pamit kepadanya dan mengatakan ingin pergi bekerja.

” Tidak ada firasat.korban juga pergi seperti biasa,” katanya

Ia mengungkapkan, korban mempunyai dua anak satu perempuan sudah menikah dan laki laki satu masih bujangan.

Baca Juga  Dodi Reza Kukuhkan PWRI Kabupaten Muba
Foto : Perahu yang digunakan korban


Sementara itu anak korban Yulia (28) mengatakan ayahnya sudah lama berpisah dengan ibunya.

” Kurang lebih 11 tahun ibu pergi,” katanya

Ia mengungkapkan selama ini ayahnya bekerja seorang diri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sementara itu ketua RT 46 RW 08 kelurahan Ogan Baru, Hafis Supriadi mengatakan Korban sehari hari dikenal baik dan ramah kepada warga sekitar.

” Korban baik dan ramah.kami juga tidak menyangka kalau dia bisa tenggelam padaa saat pergi bekerja menggunakan perahu gayung seorang diri,” katanya.
Ia berharap agar korban segera ditemukan,.(Hendra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya