oleh

Gara-gara Handphone, Istri Dilinggis Suami Tujuh Liang

Kabar Mds, Ogan Ilir-Sungguh sadis perlakuan M Sofiyan Warga Lampung, yang merupakan suami dari Sulastri warga Desa Rengas 1 RT 1. Gara-gara tidak terima istrinya membelikan Handphone untuk anaknya, Sofiyan emosi, dan terjadilah percekcokan berujung penganiayaan.

Menurut keterangan Netti (42), yang juga sebagai sepupu dari korban, awalnya Sulastri membelikan Handphone untuk anaknya beberapa hari yang lalu, namun sepertinya sang suami tidak setuju.

Diketahui Netti, sudah sepekan pasangan suami istri ini tidak akur, lantaran Sofiyan suami korban menuduh istrinya berselingkuh.

“Memang la seminggu iko urang bitutu sediaman, lakinyo ngatokan Dek Las itu selingkuh.” Ungkap Netti yang tengah mendampingi korban di Puskesmas Payaraman.(3/4/2021)

Pada Jumat malam (2/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB. Sulastri bangun dari tidur, dan hendak mengambil air minum di dapur, seketika itula Sofiyan suami korban memukulnya dari belakang dengan menggunakan sebilah Linggis.

Tak cukup sampai di situ, emosi sang suami semakin membara, tanpa ragu Sofiyan menusukkan mata linggis ke bagian kepala sebanyak lima kali, dan tangan dua kali, hingga korban terjatuh dan bersimbah dara.

Mendengar kegaduhan tersebut anak korban Sultan (11) yang saat itu tengah terlelap mendadak terbangun, dan keluar rumah teriak memintah tolong.

“Sultan tu ngari Mang Iwan, Broto dan aku, cerito kalu urang tuonyo bebala, saat kami datangi Dek Las la tekapar banyak dara, langsung kami bawo ke Puskesmas Payaraman sekita pukul sebelas malam. Di kepalo limo lubang, dan di tangan duo lubang. Sempat di jahit dan lebih dari 30 jaitan di kepalo bae. Tak lamo itu, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Ar-Royan Indralaya.” Jelas Netti

Tempat berbeda, Mat Arif yang juga sepupu korban mengatakan kalau dirinya sempat melaporkan penganiayaan ini ke Mapolsek Tanjung Batu, namun hanya sebatas laporan lisan.

“Ayy.. Kami melapor sebatas lisan bae, kagi di seru melapor lagi, alasan anggota yang piket komputer lagi rusak.” ketus Arif rada emosi. (3/4/2021)

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Batu Wempy Manurung saat di hubungi by Phone belum menerima laporan dari anggotanya yang piket terkait laporan Warga Rengas tersebut.

“Belum tau tu, mungkin bisa langsung di cek aja di kantor dengan siapa yang piket hari ini.” Kata Wempy. ( Santo )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya